Studi terbaru yang dilakukan American Academy of Pediatrics (AAP) dan dirilis pada Oktober lalu misalnya memperlihatkan anak laki-laki memasuki usia puber lebih awal 6 bulan hingga dua tahun. Menurut para peneliti, pubertas yang lebih dini mungkin saat ini terlihat normal. Namun para peneliti tidak bisa memastikan 'normal' tersebut dalam arti sehat atau memang sudah seharusnya. Diyakini lingkungan memainkan peran penting dalam meningkatkan pubertas.
Seorang analis senior, Sonya Lunder, berpendapat dengan cepatnya pubertas maka akan memperpendek masa kanak-kanak. Dampaknya bukan hanya kesuburan di masa depan tetapi juga perubahan fisiologis di dalam otak yang bersangkutan. Karena itu pubertas dini hendaknya jangan diremehkan.
Pubertas dini ditengarai dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik, obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung saat dewasa. Bahkan ada juga studi yang menunjukkan keterkaitan pubertas dini dengan risiko kanker testis. Sedangkan pada anak perempuan pubertas dini dikaitkan dengan risiko kanker payudara.
Ulasan khas kali ini akan menyoroti fenomena ini. Akan dijelaskan apa itu pubertas dini dan apa saja yang menyebabkan seseorang mengalami pubertas dini. Diulas pula dampak pubertas dini dan pengalaman orang-orang yang mengalami masa puber lebih cepat ketimbang teman-teman sebaya di lingkungannya.
Sumber : http://health.detik.com
Parahnya lagi sebuah survei terbaru mengungkapkan bahwa hampir separuh anak di Inggris cenderung menyembunyikan talenta atau bakatnya karena takut di-bully. Survei yang melibatkan anak-anak berusia antara 11-16 tahun ini juga menunjukkan lebih dari seperempat responden mengaku berhenti melakukan aktivitas yang mereka sukai karena alasan yang sama.
Bahkan satu dari 10 responden dilaporkan meremehkan kemampuan mereka di bidang sains, termasuk satu dari lima responden perempuan mengaku sengaja menyembunyikan keterampilan mereka dalam pelajaran matematika semata demi menghindari bullying.
Tak hanya itu, survei ini juga mengungkapkan bahwa 11 persen responden mengaku berhenti menyanyi, 8 persen berhenti bermain drama dan 9 persen enggan berlatih menari lagi karena takut di-bully juga. Sama halnya dengan 8 persen responden lain yang tak mau lagi melakukan olahraga kesukaannya.
Menanggapi survei ini, Ross Hendry, ketua Anti-Bullying Alliance Inggris mengatakan bahwa bullying dapat menyebabkan anak-anak enggan masuk sekolah, gagal dalam mengerjakan ujian, berhenti berolahraga, menghindari kegiatan ekstrakurikuler hingga membatasi pilihan-pilihan hidupnya.
"Kenyataan ini tak bisa diterima, harusnya anak-anak ini merayakan talenta yang mereka miliki tapi karena bullying mereka merasa harus menyembunyikan bakat itu lalu sengaja menggagalkan diri dalam mata pelajaran-mata pelajaran krusial serta kehilangan hal-hal yang mereka sukai," ujar Hendry seperti dikutip dari medindia, Rabu (21/11/2012).
Hal itu diakui oleh Direktur Cross Mobile Phone Rudy Tirta. Cross yang dikenal sebagai vendor ponsel merek lokal dengan harga murah, turut merasakan betapa OS Android ikut mendorong penjualan ponselnya.
"Banyak pengguna dengan budget terbatas jadi bisa merasakan nuansa smartphone berkualitas dengan Android. Dan produk seperti kami ini akhirnya jadi primadona karena dapat bersaing dengan harga terjangkau dan berkualitas," papar Rudy di sela peluncuran XL Rumah Android di FX Lifestyle Center, Jakarta, Selasa (20/11/2012).
Sejauh ini, Cross telah meluncurkan dua varian smartphone Android dengan seri A7 dan A8. Kedua smartphone ini, kata Rudy, telah terjual lebih dari satu juta unit.
Nah, karena dinilai punya produk yang lumayan untuk smartphone Android, Cross pun akhinya ikut diajak bergabung bersama para vendor ponsel lainnya dalam program 'Rumah Android XL'.
Kerja sama membangun ekosistem Android ini juga membuat Cross jadi lebih semangat untuk merilis Android murah lainnya.
Rudy mengatakan Cross akan gencar mengeluarkan smartphone Android dengan banderol Rp 1 juta ke bawah. "Akhir tahun ini kami akan luncurkan smartphone seri terbaru lagi dengan harga di bawah Rp 1 juta," ungkapnya.
Untuk spesifikasi, Rudy membeberkan bahwa perusahaannya telah bekerja sama dengan Qualcomm dalam mengembangkan smartphone Cross A10.
Smartphone yang akan dibundling dengan XL ini, menggunakan prosesor Snapdragon 1 GHz dan mengusung layar 4 inch. "Saya lupa spesifikasi lainnya, namun A10 merupakan smartphone terakhir yang akan kami luncurkan tahun ini," pungkasnya.
Sumber : http://inet.detik.com
Link Exchange atau bertukar link maka akan meningkatkan pada blog itu sendiri, caranya anda tinggal copy dan paste script dibawah ini ke blog sobat dan jika sudah di terapkan di blog sobat harap beri komentar pada post ini.
Link Sahabat :
Semoga dengan kita bertukar link kita bisa saling bersilaturahmi antar blogger.
Terimakasih.

