Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Ngegame 5 Hari, Pria Ini Pecahkan Rekor Dunia

Posted by Ilfan Rifa'i On Wednesday, November 21, 2012 0 comments

Pria ini benar-benar pecandu game sejati. Bagaimana tidak? Ia berhasil memecahkan rekor Guiness World Record dalam hal memainkan game dengan waktu terlama di dunia.

Okan Kaya, pria berusia 28 tahun asal Sydney, Australia ini adalah pemegang rekor baru tersebut. Sehari-harinya, dia adalah manajer sebuah toko retail online setempat.

Dia memainkan game Call of Duty: Black Ops 2 selama 135 jam 50 menit atau sekitar 5,5 hari. Dikutip dari DailyMail, Rabu (21/11/2012), Okan pun melampaui rekor sebelumnya selama 120 jam 7 menit.

Memang Okan tidak terus menerus bermain tanpa henti. Guiness memperbolehkan ia beristirahat selama sepuluh menit setiap jamnya dan diperbolehkan tidur dalam jangka waktu tertentu.

Sedangkan untuk menjaga staminanya, Okan mengkonsumsi minuman berenergi. Juga berbagai makanan ringan.

Call of Duty 2: Black Ops sendiri adalah game terbaru dari Activision yang belum lama ini diluncurkan. Game ini sangat laris dan telah terjual 8 juta kopi dalam minggu pertama pemasarannya.
READ MORE...

Android Jadi Primadona Karena Smartphone Makin Murah

Posted by Ilfan Rifa'i On Tuesday, November 20, 2012 0 comments

Pesatnya pertumbuhan platform OS Android tak lain berkat dukungan multi vendor smartphone. Mulai dari kelas menengah atas hingga menengah bawah yang mulai banyak merilis ponsel dengan OS 'robot hijau' itu dengan harga di bawah Rp 1 juta.

Hal itu diakui oleh Direktur Cross Mobile Phone Rudy Tirta. Cross yang dikenal sebagai vendor ponsel merek lokal dengan harga murah, turut merasakan betapa OS Android ikut mendorong penjualan ponselnya.

"Banyak pengguna dengan budget terbatas jadi bisa merasakan nuansa smartphone berkualitas dengan Android. Dan produk seperti kami ini akhirnya jadi primadona karena dapat bersaing dengan harga terjangkau dan berkualitas," papar Rudy di sela peluncuran XL Rumah Android di FX Lifestyle Center, Jakarta, Selasa (20/11/2012).

Sejauh ini, Cross telah meluncurkan dua varian smartphone Android dengan seri A7 dan A8. Kedua smartphone ini, kata Rudy, telah terjual lebih dari satu juta unit.

Nah, karena dinilai punya produk yang lumayan untuk smartphone Android, Cross pun akhinya ikut diajak bergabung bersama para vendor ponsel lainnya dalam program 'Rumah Android XL'.

Kerja sama membangun ekosistem Android ini juga membuat Cross jadi lebih semangat untuk merilis Android murah lainnya.

Rudy mengatakan Cross akan gencar mengeluarkan smartphone Android dengan banderol Rp 1 juta ke bawah. "Akhir tahun ini kami akan luncurkan smartphone seri terbaru lagi dengan harga di bawah Rp 1 juta," ungkapnya.

Untuk spesifikasi, Rudy membeberkan bahwa perusahaannya telah bekerja sama dengan Qualcomm dalam mengembangkan smartphone Cross A10.

Smartphone yang akan dibundling dengan XL ini, menggunakan prosesor Snapdragon 1 GHz dan mengusung layar 4 inch. "Saya lupa spesifikasi lainnya, namun A10 merupakan smartphone terakhir yang akan kami luncurkan tahun ini," pungkasnya.


Sumber : http://inet.detik.com
READ MORE...

Tips Jitu Membuat Game

Posted by Ilfan Rifa'i On Tuesday, November 13, 2012 0 comments
1. Pemilihan Tema

Pemilihan tema yang tepat menjadi salah satu unsur penting pembuatan game. Menurut Arief, jika dari awal pemilihan tema sudah salah, seterusnya akan berujung kepada kesalahan juga.

"Misal kita tahu di Indonesia, American football tidak populer, tetapi kita pilih membuat game American football, sudah pasti tidak laku," kata Arief memberikan contoh.

2. Memilih Core Loop

Core loop adalah aktivitas utama pemain selama bermain. Contohnya di social game Farmville, si pemain menaruh tanaman, menunggu panen, menjual tanaman, mendapatkan uang, menanam lagi, begitu seterusnya.

"Kalau kita lihat masing-masing tahap core loop tersebut, ketika kita menanam, ada macam-macam jenis tanaman. Ketika kita panen, ada variasi cara memanen. Ketika kita belanja, ada variasi di rumah. Harus pastikan core loopnya menyenangkan," jelasnya.

3. 'Thirty Days Experience'

Pembuat game harus memastikan, selama 30 hari pertama semua pemain merasa senang. Untuk membuat pemain menjadi loyal dan semakin menyukai game, developer bisa menambahkan update feature, tutorial dan sebagainya.

4. 'First Three Months'

Di sini, pembuat game memastikan bahwa selama tiga bulan pertama, game tersebut masih menarik dan memberikan efek yang menyenangkan bagi para pemainnya.

5. Punya Pipeline Content

Terakhir, pipeline content. Developer harus punya rencana akan menambah apa selama periode selanjutnya, setahun ke depan, dan berikutnya sampai game ini 'habis'. "Rata-rata social game life cyclenya 2-3 tahun," simpulnya.

Arief dan timnya sendiri punya pengalaman menarik dalam menerapkan resep ini. Yakni ketika merilis salah satu gamenya yang laris, Football Saga.

"Kami hanya berhasil achieve first thirty days, yang first three month kami tidak berhasil. Paling hanya 1-2 bulan. Di bulan ke-3 hanya yang loyal yang bertahan, saat ini masih kami maintain tetapi tidak kami develop lagi," kisahnya.

Dikatakan Arief, dia dan timnya banyak belajar dari sini. Hal seperti ini tidak berkaitan dengan isu technical, melainkan boleh dibilang keseluruhan experience-nya kemungkinan tidak mengesankan bagi user.

"Lebih seperti karya seni, misal kalau kita lihat sebuah film animasi, kita tidak bisa bilang "tangan dari tokoh animasi ayunannya salah", tetapi the whole experience sepertinya tidak exciting," simpulnya.
READ MORE...

Virus Stuxnet Jadi Senjata Makan Tuan

Posted by Ilfan Rifa'i On Saturday, November 10, 2012 0 comments

Washington, AS - Virus Stuxnet yang merupakan buah karya Amerika dan Israel ternyata telah menyerang Chevron, salah perusahaan minyak dan gas terbesar asal Amerika.

Stuxnet memang dirancang agar dapat menyebar melalui Microsoft Windows, namun hanya menginfeksi perangkat dengan sistem tertentu, dalam hal ini target utamanya adalah berbagai fasilitas nuklir yang berada di Iran.

Tak disangka dan tak diduga, ternyata virus paling berbahaya itu juga tersebar di Amerika Serikat dan berhasil masuk ke dalam jaringan IT Chevron.

"Saya pikir pemerintah AS tidak menyadari seberapa jauh Stuxnet menyebar, dan apa yang telah mereka capai bisa lebih buruk dari apa yang mereka tidak ketahui," kata Mark Koelmel, General Manager of The Earth Sciences Department di Chevron.

Chevron adalah perusahaan Amerika pertama yang mengaku terjangkit virus 'penyerang nuklir' tersebut. Namun disinyalir, masih banyak perusahaan lain di Negeri Paman Sam yang punya masalah serupa. Hanya saja kebanyakan dari mereka enggan mengakui karena masalah keamanan dan gengsi.

"Kami sudah melakukan berbagai cara untuk melindungi data kami dari serangannya (stuxnet-red)," aku Koelmel, seperti dikutip dari Wall Street Journal, Minggu (11/11/2012).

Kemunculan Stuxnet di tahun 2010 silam memang amat menghebohkan. Virus ini berhasil melumpuhkan ribuan komputer di Arab Saudi dan nyaris meluncurkan nuklir dari salah satu fasilitas di Iran. Kini, virus tersebut kembali menghebohkan karena mulai beraksi di 'tanah kelahirannya'.

Sumber : http://inet.detik.com
READ MORE...

Antarmuka Windows 8 Bikin Frustasi?

Posted by Ilfan Rifa'i On Friday, November 9, 2012 0 comments

Windows 8 menjadi tumpuan baru bagi Microsoft untuk mengisi pasar komputer dan tablet secara bersamaan. Maka tak heran perubahan impresif dilakukan raksasa software ini. Tapi perubahan itu masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri di antara pengguna.

Buktinya dalam sebuah laporan yang dikeluarkan Suloto mengklaim bahwa 84% pengguna Windows 8 masih dibuat frustasi daripada Windows 7. Karena seperti diketahui, Windows 8 menyajikan cara menggunakan antarmuka yang sangat berbeda dari sebelumnya.

Memang studi ini masih bisa dibilang prematur, mengingat umur Windows 8 masih 'seumur jagung'. Diperkenalkan dua minggu lalu, sistem operasi ini diadopsi tidak kurang 1,5% dari total populasi pengguna komputer.

Dilansir Softpedia, Jumat (9/11/2012), dari jumlah pengguna Windows 8, sebanyak 36,9% memakainya untuk desktop, sementara 57,4% digunakan di laptop. Hanya 5,6% dari perangkat Windows 8 adalah tablet.

Menurut laporan yang sama, hanya 1,3% dari pengguna komputer di Amerika Serikat telah berpaling ke Windows 8. Sedangkan Eropa yang lebih tertarik dengan sistem operasi baru, di mana 3,2 persen konsumen Hungaria saja sudah menggunakannya.

Uniknya, Vietnam memiliki tingkat adopsi Windows 8 yang besar, dengan 3,8 persen dari pengguna lokal sudah berpindah ke versi paling gress .

Sumber : http://inet.detik.com
READ MORE...

Microsoft akan Matikan Windows Live Messenger?

Posted by Ilfan Rifa'i On Monday, November 5, 2012 0 comments
 

Washington - Tak lama lagi, Microsoft disebut-sebut bakal mematikan Windows Live Messenger. Kabarnya, para penggunanya akan dialihkan agar menggunakan Skype.

Windows Live Messenger pertama kali diluncurkan pada pertengahan 1999. Kala itu, namanya masih MSN Messenger. Sepuluh tahun kemudian, layanan instant messaging itu menggaet lebih dari 330 juta pengguna aktif.

Sepertinya, Microsoft kini menilai Skype lebih menjanjikan. Mengutip sumber internal yang enggan disebutkan namanya, The Verge menyebutkan Microsoft berniat untuk fokus mengurus Skype.

Dikutip dari The Verge, Selasa (6/11/2012), Skype diakuisisi Microsoft tahun lalu. Dana USD 8,5 miliar dikucurkan Microsoft demi layanan VoIP (Voice over Internet Protocol) tersebut.

Kala itu, banyak yang mempertanyakan alasan Microsoft mengakuisisi Skype. Kini, aksi akuisisi tersebut sepertinya mulai terdengar masuk akal, andai kabar ini benar.

Menurut laporan The Verge, proses ini nantinya hanya akan memindahkan kontak di Messenger ke layanan Skype. Transisi ini pun sepertinya memang sudah dimulai. Sekitar 80 persen pesan singkat di Skype ditangani oleh Windows Live Messenger.

Peralihan Windows Live Messenger ke Skype dinilai akan menghasilkan pengalaman chat yang lebih baik. Ini bisa jadi langkah cerdas yang dilakukan Microsoft, terutama mengingat Skype sangat terintegrasi di Windows 8.

Sumber : http://inet.detik.com
READ MORE...

Mengapa Harus Pakai Domain .id?

Posted by Ilfan Rifa'i On Sunday, November 4, 2012 0 comments
 

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) dan para registrarnya masih terus coba mengajak pengguna internet Tanah Air untuk menggunakan domain .id. Pun demikian, pasti banyak yang bertanya-tanya, mengapa saya harus memakai domain .id?

Alasan pertama dan menyangkut idealisme adalah, jelas domain .id merupakan identitas bangsa Indonesia. Sehingga jika situs Anda menggunakan domain .id, maka akan langsung teridentifikasi berasa dari Indonesia.

"Melalui penawaran domain .id, IM2 ingin menyampaikan bahwa domain .id merupakan identitas kita sebagai bangsa Indonesia karenanya mari kita bersama-sama memasyarakatkan penggunaan domain .id," tutur Adjacent Business Development IM2, Thalhah Fakhrizal, di sela acara Indocomtech 2012.

Alasan lain yang diutarakan IM2 adalah, jika visibilitas merupakan faktor yang dipertimbangkan, maka domain .id juga menjadi pilihan yang tepat apabila konten website menggunakan bahasa Indonesia dan menargetkan pengunjung lokal.

Untuk diketahui, saat ini Google menerapkan unsur lokalisasi pada hasil pencariannya. Misalnya, bagi Anda yang berada di Jakarta mencari 'classic motorcycle' di Google, maka yang dihadirkan Google pada hasil pencariannya di posisi teratas adalah 'classic motorcycle' yang berada di Jakarta dan sekitarnya.

Pencari password yang sama di lokasi berbeda akan mendapatkan hasil yang berbeda pula. Jadi, jika Anda adalah pengusaha yang ingin mempromosikan produk/jasa Anda melalui situs internet dengan target utama adalah masyarakat Indonesia, maka domain .id dianggap sebagai pilihan terbaik.

"Penggunaan domain internasional akan mempermudah diindeks oleh Google dan akan mendapat ranking tinggi di hasil pencarian Google kini hanyalah mitos," ujar Thalhah.

Faktanya, ia melanjutkan, ada jutaan website dengan nama domain internasional dan tidak semua mendapat peringkat bagus.

"Peringkat mesin pencari akan kembali kepada kekuatan SEO (Search Engine Optimization) masing-masing. Dan penggunaan nama domain hanya salah satu daru banyak unsur SEO," pungkasnya.

Menurut data Pandi, jumlah domain .id per Agustus 2012 berkisar 87 ribuan, yang didominasi .co.id dan .web.id. Padahal jumlah pengguna internet Indonesia sudah menembus angka 55 juta.

Di sisi lain, Singapura yang populasi penduduknya jauh lebih sedikit dari Indonesia, memiliki sekitar 100 ribuan pengguna domain lokal (.sg). Sementara Malaysia memiliki sekitar 90 ribuan pengguna domain .my.

Sumber : detikInet
READ MORE...