Washington, AS - Virus Stuxnet yang merupakan buah karya Amerika dan Israel ternyata telah menyerang Chevron, salah perusahaan minyak dan gas terbesar asal Amerika.
Stuxnet memang dirancang agar dapat menyebar melalui Microsoft Windows, namun hanya menginfeksi perangkat dengan sistem tertentu, dalam hal ini target utamanya adalah berbagai fasilitas nuklir yang berada di Iran.
Tak disangka dan tak diduga, ternyata virus paling berbahaya itu juga tersebar di Amerika Serikat dan berhasil masuk ke dalam jaringan IT Chevron.
"Saya pikir pemerintah AS tidak menyadari seberapa jauh Stuxnet menyebar, dan apa yang telah mereka capai bisa lebih buruk dari apa yang mereka tidak ketahui," kata Mark Koelmel, General Manager of The Earth Sciences Department di Chevron.
Chevron adalah perusahaan Amerika pertama yang mengaku terjangkit virus 'penyerang nuklir' tersebut. Namun disinyalir, masih banyak perusahaan lain di Negeri Paman Sam yang punya masalah serupa. Hanya saja kebanyakan dari mereka enggan mengakui karena masalah keamanan dan gengsi.
"Kami sudah melakukan berbagai cara untuk melindungi data kami dari serangannya (stuxnet-red)," aku Koelmel, seperti dikutip dari Wall Street Journal, Minggu (11/11/2012).
Kemunculan Stuxnet di tahun 2010 silam memang amat menghebohkan. Virus ini berhasil melumpuhkan ribuan komputer di Arab Saudi dan nyaris meluncurkan nuklir dari salah satu fasilitas di Iran. Kini, virus tersebut kembali menghebohkan karena mulai beraksi di 'tanah kelahirannya'.
Sumber : http://inet.detik.com
Kampanye Berhenti Merokok Efektif Jika Lewat Mantan Perokok - News Update - Berbagai cara kampanye anti rokok dilakukan untuk mengurangi jumlah perokok. Namun memotivasi untuk berhenti melalui para mantan perokok bisa dibilang cara yang efektif.
Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS (CDC) meluncurkan kampanye Tips From Former Smokers pada Maret hingga pertengahan Juni lalu. Peneliti dari CDC mengungkapkan cara ini tampaknya bekerja dengan baik untuk menghentikan kebiasaan merokok.
Sekitar 12 orang mantan perokok memberikan testimoni yang sangat pribadi dan menceritakan konsekuensi kesehatan yang buruk dan menyiksa akibat dari penggunaan tembakau selama bertahun-tahun.
Para mantan perokok ini akan muncul dalam waktu sekitar 30 detik di iklan layanan masyarakat baik yang ada di televisi, iklan radio, media web maupun iklan cetak.
Peneliti menuturkan target dari kampanye anti berhenti merokok ini ditujukan pada masyarakat usia 18-54 tahun, isi dari kampanye ini adalah sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya merokok dan mungkin bisa mengubah perilakunya.
Salah satu orang yang senang dengan keberhasilan kampanye ini adalah mantan perokok Terrie Hall. Ketika pertama kali ditawarkan untuk menjadi relawan, Hall tidak tahu seperti apa nanti hasilnya.
"Saya tidak tahu bahwa dari pengalaman ini bisa memberikan dampak yang luar biasa. CDC benar-benar melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk memberitahu orang apa jadinya jika Anda merokok," ujar Hall, seperti dikutip dari HealthDay, Jumat (9/11/2012).
Hall sendiri memiliki kanker tenggorokan dan telah melakukan operasi laryngectomy beberapa tahun lalu. Operasi ini mengakibatkan kotak suaranya (larynx) diangkat yang membuatnya harus bernapas melalui sebuah lubang di lehernya dan berbicara dengan bantuan mekanik.
Efek buruk ini diakibatkan oleh tekanan dari teman sebaya yang membuat Hall pertama kali merokok diusia 17 tahun. Kondisi ini semakin lama membuatnya jadi seorang pecandu rokok yang bisa menghabiskan 2 bungkus rokok per hari, dan kebiasaan ini berlanjut selama 23 tahun.
Selama kampanye ini CDC melihat adanya persentase yang besar dari para perokok untuk menghubungi layanan berhenti merokok. Pada tahun 2011 hanya ada sekitar 158 panggilan layanan berhenti merokok, tapi selama kampanye 2012 jumlahnya melejit lebih dari 365.000, yang berarti naik 132 persen.
Kampanye yang dilakukan ini cukup bekerja dengan baik, karena itu Dr Tim McAfee, direktur CDC's Office on Smoking and Health merencanakan untuk melakukan kampanye kedua pada tahun 2013 dengan melibatkan sekitar 7-8 mantan perokok.
Sumber : http://health.detik.com
Windows 8 menjadi tumpuan baru bagi Microsoft untuk mengisi pasar komputer dan tablet secara bersamaan. Maka tak heran perubahan impresif dilakukan raksasa software ini. Tapi perubahan itu masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri di antara pengguna.
Buktinya dalam sebuah laporan yang dikeluarkan Suloto mengklaim bahwa 84% pengguna Windows 8 masih dibuat frustasi daripada Windows 7. Karena seperti diketahui, Windows 8 menyajikan cara menggunakan antarmuka yang sangat berbeda dari sebelumnya.
Memang studi ini masih bisa dibilang prematur, mengingat umur Windows 8 masih 'seumur jagung'. Diperkenalkan dua minggu lalu, sistem operasi ini diadopsi tidak kurang 1,5% dari total populasi pengguna komputer.
Dilansir Softpedia, Jumat (9/11/2012), dari jumlah pengguna Windows 8, sebanyak 36,9% memakainya untuk desktop, sementara 57,4% digunakan di laptop. Hanya 5,6% dari perangkat Windows 8 adalah tablet.
Menurut laporan yang sama, hanya 1,3% dari pengguna komputer di Amerika Serikat telah berpaling ke Windows 8. Sedangkan Eropa yang lebih tertarik dengan sistem operasi baru, di mana 3,2 persen konsumen Hungaria saja sudah menggunakannya.
Uniknya, Vietnam memiliki tingkat adopsi Windows 8 yang besar, dengan 3,8 persen dari pengguna lokal sudah berpindah ke versi paling gress .
Sumber : http://inet.detik.com
Cara Memasang Meta Tag Seo Friendly - Pada posting kali ini Noteismine akan membahas bagaimana Cara Memasang Meta Tag Seo Friendly, fungsi dari meta tag ini yaitu agar membuat blog anda lebih rapih dalam sistem keyword di mata Google atau disebut SEO.
Berikut langkah-langkah :
1. Masuk ke Blogger
2. Pilih blog anda >> Template >> Edit HTML
3. Cari <b:skin><