Kampanye Berhenti Merokok Efektif Jika Lewat Mantan Perokok

Posted by Ilfan Rifa'i On Friday, November 9, 2012 0 comments

Kampanye Berhenti Merokok Efektif Jika Lewat Mantan Perokok - News Update - Berbagai cara kampanye anti rokok dilakukan untuk mengurangi jumlah perokok. Namun memotivasi untuk berhenti melalui para mantan perokok bisa dibilang cara yang efektif.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS (CDC) meluncurkan kampanye Tips From Former Smokers pada Maret hingga pertengahan Juni lalu. Peneliti dari CDC mengungkapkan cara ini tampaknya bekerja dengan baik untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Sekitar 12 orang mantan perokok memberikan testimoni yang sangat pribadi dan menceritakan konsekuensi kesehatan yang buruk dan menyiksa akibat dari penggunaan tembakau selama bertahun-tahun.

Para mantan perokok ini akan muncul dalam waktu sekitar 30 detik di iklan layanan masyarakat baik yang ada di televisi, iklan radio, media web maupun iklan cetak.

Peneliti menuturkan target dari kampanye anti berhenti merokok ini ditujukan pada masyarakat usia 18-54 tahun, isi dari kampanye ini adalah sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya merokok dan mungkin bisa mengubah perilakunya.

Salah satu orang yang senang dengan keberhasilan kampanye ini adalah mantan perokok Terrie Hall. Ketika pertama kali ditawarkan untuk menjadi relawan, Hall tidak tahu seperti apa nanti hasilnya.

"Saya tidak tahu bahwa dari pengalaman ini bisa memberikan dampak yang luar biasa. CDC benar-benar melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk memberitahu orang apa jadinya jika Anda merokok," ujar Hall, seperti dikutip dari HealthDay, Jumat (9/11/2012).

Hall sendiri memiliki kanker tenggorokan dan telah melakukan operasi laryngectomy beberapa tahun lalu. Operasi ini mengakibatkan kotak suaranya (larynx) diangkat yang membuatnya harus bernapas melalui sebuah lubang di lehernya dan berbicara dengan bantuan mekanik.

Efek buruk ini diakibatkan oleh tekanan dari teman sebaya yang membuat Hall pertama kali merokok diusia 17 tahun. Kondisi ini semakin lama membuatnya jadi seorang pecandu rokok yang bisa menghabiskan 2 bungkus rokok per hari, dan kebiasaan ini berlanjut selama 23 tahun.

Selama kampanye ini CDC melihat adanya persentase yang besar dari para perokok untuk menghubungi layanan berhenti merokok. Pada tahun 2011 hanya ada sekitar 158 panggilan layanan berhenti merokok, tapi selama kampanye 2012 jumlahnya melejit lebih dari 365.000, yang berarti naik 132 persen.

Kampanye yang dilakukan ini cukup bekerja dengan baik, karena itu Dr Tim McAfee, direktur CDC's Office on Smoking and Health merencanakan untuk melakukan kampanye kedua pada tahun 2013 dengan melibatkan sekitar 7-8 mantan perokok.

Sumber : http://health.detik.com

0 comments:

Post a Comment